1. Memilih Pakain yang Bagus
“Hai anak adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid.” (Al A’raf: 31).
2. Berwudhu dari Rumah
“Barangsiapa yang bersuci dari rumahnya kemudian berjalan ke salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) untuk menunaikan
salah satu dari kewajiban-kewajiban yang Allah wajibkan, maka kedua
langkahnya salah satunya akan menghapus dosa dan langkah yang lainnya
akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim 1553)
3. Membaca Doa menuju Msjid
“Jika seorang laki-laki keluar dari rumahnya lalu mengucapkan:
“Bismillahi tawakkaltu ‘alallaahi, laahaula wa laa quuwata illa billah”
(Dengan nama Allah aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan
kekuatan kecuali dengan izin Allah). ‘ Beliau bersabda, “Maka pada saat
itu akan dikatakan kepadanya, ‘Kamu telah mendapat petunjuk, telah
diberi kecukupan, dan mendapat penjagaan’, hingga setan-setan menjauh
darinya. Lalu setan yang lainnya berkata kepadanya (setan yang akan
menggodanya, pent.), “Bagaimana (engkau akan mengoda) seorang laki-laki
yang telah mendapat petunjuk, kecukupan, dan penjagaan.” (HR. Abu Daud
no. 595, At-Tirmizi no. 3487)
4. Berdoa ketika Masuk Masjid
“Jika
salah seorang di antara kalian memasuki masjid, maka ucapkanlah,
‘Allahummaftahlii abwaaba rahmatik’ (Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu
rahmat-Mu). Jika keluar dari masjid, ucapkanlah: ‘Allahumma inni
as-aluka min fadhlik’ (Ya Allah, akumemohon pada-Mu di antara
karunia-Mu).” (HR. Muslim 713)
5. Tidak Lewat di Depan Orang yang Sedang Shalat
“Seandainya orang yang lewat di depan orang yang shalat mengetahui
(dosa) yang ditanggungnya, niscaya ia memilih untuk berhenti selama 40 (
tahun), itu lebih baik baginya daripada lewat di depan orang yangsedang
shalat.” (HR. Bukhari 510 dan Muslim 1132)
6. Melaksanakan Shalat Dua Rakaat Sebelum Duduk
“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat
dua rakaat sebelum dia duduk.” (H.R. Bukhari 537 dan Muslim 714)
7. Menghadap Sutrah Ketika Shalat
“Apabila salah seorang di antara kalian shalat, hendaknya ia shalat
dengan menghadap sutrah dan mendekatlah padanya” (HR. Abu Daud 698.
Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam
Shahihul Jaami’ 651)
8. Menjawab Panggilan Adzan
“Apabila muadzin
mengatakan, “Allahu Akbar AllahuAkbar”, maka hendaklah kalian yang
mendengar menjawab, “Allahu Akbar Allahu Akbar.” Kemudian muadzin
mengatakan, “Asyhadu An Laa Ilaaha Illallah”, maka dijawab, “Asyhadu An
Laa Ilaaha Illallah.” Muadzin mengatakan setelah itu, “AsyhaduAnna
Muhammadan Rasulullah”, maka maka dijawab,“Asyhadu Anna Muhammadan
Rasulullah.” Saat muadzin mengatakan, “Hayya ‘Alash Shalah”, maka maka
dijawab “Laa Haula wala Quwwata illa billah.” Saat muadzin mengatakan,
“Hayya ‘Alal Falah”, maka maka dijawab “Laa Haula wala Quwwata illa
billah.” Kemudian muadzin berkata, “Allahu Akbar Allahu Akbar”, maka
dijawab, “Allahu Akbar Allahu Akbar.” Dan muadzin berkata, “Laa Ilaaha
illallah”, maka dijawab, “La Ilaaha illallah” Bila yang menjawab adzan
ini mengatakannya dengan keyakinan hatinya niscaya ia pasti masuk
surga.” (HR. Muslim. 848)
9. Tidak Keluar dari Masjid Tanpa Udzur
“Kami pernah duduk bersama Abu Hurairah dalam sebuah masjid. Kamudian
muadzin mengumandangkan adzan. Lalu ada seorang laki-laki yang berdiri
kemudian keluar masjid. Abu Hurairah melihat hal tersebut kemudian
beliau berkata : “ Perbuatan orang tersebut termasuk bermaksiat terhadap
Abul Qasim (Nabi Muhammad) shallallahu ‘alaihi wa sallam” (H.R Muslim
655)
10. Memanfaatkan Waktu antara Adzan dan Iqamah
“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)
11. Jika Iqamah Telah Dikumandangkan
“ Jika shalat wajib telah dilaksanakan, maka tidak beleh ada shalat lain selain shalat wajib” (H.R Muslim 710)
12. Raihlah Shaf yang Utama
“Sebaik-baik shaf laki-laki adalah yang pertama dan seburuk-buruknya
adalah yang terakhir. Sebaik-baik shaf wanita adalah yang terakhir dan
seburuk-buruknya adalah yang pertama.” (H.R.Muslim 440)
“Seandainya
mereka mengetahui keutamaan (pahala) yang diperoleh dalam shaf yang
pertama, niscaya mereka akan mengundi untuk mendapatkannya.” (HR.
Bukhari 721 dan Muslim 437)
13. Merapikan Barisan Shalat
“Hendaknya kalian bersungguh- sungguh meluruskan shaf-shaf kalian atau
Allah sungguh-sungguh akan memperselisihkan di antara wajah-wajah
kalian” (HR. Bukhari 717 dan Muslim 436)
14. Jangan Mendahului Gerakan Imam
“Sesungguhnya imam hanya untuk diikuti, maka janganlah menyelisihnya.
Apabila ia ruku’, maka ruku’lah. Dan bila ia mengatakan ‘sami’allahu
liman hamidah’, maka katakanlah,’Rabbana walakal hamdu’. Apabila ia
sujud, maka sujudlah. Danbila ia shalat dengan duduk, maka shalatlah
kalian dengan duduk semuanya“. (H.R. Bukhari 734)
15. Berdoa ketika Keluar Masjid
“Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka hendaknya dia
membaca, “Allahummaftahli abwaaba rahmatika” (Ya Allah, bukalah
pintu-pintu rahmat-Mu). Dan apabila keluar, hendaknya dia mengucapkan,
“Allahumma inni as-aluka min fadhlika(Ya Allah, aku meminta kurnia-Mu).”
(HR. Muslim. 713)
16. Jika Wanita Hendak ke Masjid
“Dan
hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan
bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu” (Al Ahzab
:33)
“Jangan kalian larang istri-istri kalian untuk pergi ke masjid,
tetapi rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka”. (HR. Abu Daud dan
dihasankan di dalam kitab Irwa Al Ghalil 515)
Jika seorang wanita hendak pergi ke masjid, ada beberapa adab khusus yang perlu diperhatikan :
1.Meminta izin kepada suami atau mahramnya
2.Tidak menimbulkan fitnah
3.Menutup aurat secara lengkap
4.Tidak berhias dan memakai parfum